Dengan ini, tirani Raja Protogel pun berakhir, dan kebebasan serta keadilan kembali menghiasi kerajaan tersebut. Ksatria pemberani dan pasukannya pun menjadi pahlawan yang dihormati oleh seluruh rakyat.
Dengan semangat juang yang membara, pasukan mulai menyerang istana Raja Protogel. Mereka bertempur habis-habisan, tidak gentar menghadapi pasukan Raja yang lebih banyak dan lebih kuat.
Dengan semangat yang membara, mereka bersiap untuk memimpin pasukan melawan Raja Protogel demi kebebasan dan keadilan. Ksatria-katria gagah berani, prajurit tangguh, dan penyihir yang mahir siap menghadapi pasukan Raja yang bertempur dengan kejam.
Perang pun pecah di medan pertempuran yang luas terbentang di depan istana Protogel, sorak sorai dan tepuk tangan bergema di langit. Pasukan pemberani terus maju, menghadapi segala rintangan dengan keberanian dan tekad yang kokoh.
Dengan pedang terhunus dan panah siap diluncurkan, pasukan dari berbagai kerajaan berkumpul di depan gerbang istana Raja Protogel. Mereka dipimpin oleh ksatria pemberani yang bersumpah untuk melawan tirani Raja yang kejam ini.
Meskipun terjadi kerugian di pihak mereka, pasukan yang dipimpin oleh ksatria pemberani tetap tak kenal lelah. Mereka bertempur dengan gagah berani, tidak gentar menghadapi pasukan Raja Protogel yang semakin kuat.
Setelah pertempuran sengit yang berlangsung selama berjam-jam, akhirnya pasukan pemberani berhasil menaklukkan istana Raja Protogel. Raja tiran itu akhirnya menyerah, dan pasukan yang dipimpin oleh ksatria pemberani meraih kemenangan gemilang.
Di bawah pimpinan ksatria yang bijaksana, pasukan pengikutnya terus bergerak maju, berkumpul di depan istana Raja Protogel. Mereka siap melawan tirani dan kekejaman Raja tersebut, memperjuangkan kebebasan dan keadilan bagi rakyat yang tertindas.
Demikianlah kisah mengenai perjuangan pasukan yang dipimpin oleh ksatria pemberani melawan Raja Protogel demi memperjuangkan kebebasan dan keadilan. Mereka membuktikan bahwa dengan tekad dan semangat yang kuat, tidak ada tirani yang tidak bisa dilawan.